"Mak, aku sentiasa bersedih... dengan dugaan kali ini, aku menangis.. Adakah aku bukan lelaki sejati?"
Mak terdiam seketika... lalu menjawab..
"Angah,
"Lelaki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang tegap, tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya...."
"Lelaki sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran...."
"Lelaki sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa..."
"Lelaki sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di hormati ditempat bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati didalam rumah..."
"Lelaki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan..."
"Lelaki sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari hati yang ada disebalik itu..."
"Lelaki sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yang memuja, tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya..."
"Lelaki sejati bukanlah dilihat dari jumlah tanggungjawab yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia menghadapi dugaan dan liku-liku kehidupan..."
"Lelaki Sejati bukanlah dilihat dari rajinnya membaca kitab suci al-quran, tetapi dari konsistennya dia
mengamalkan apa yang ia baca..."
*God, save me..*
No comments:
Post a Comment